Roadtrip ke Lembang bareng Sahabat

Aku kembali.
Setelah vacuum layaknya Artis yang sibuk, sekarang Aku mau cerita lagi, mau mulai nulis lagi.
Jangan bosen ya guys.
Ini blog pertama yang ditulis di tahun duapuluh duapuluh (2020) haha. Dan ke-pending nulisnya sampe sebulan kelar kelar juga.

Alhamdulillah setelah sekian lama menikah, tahun baru 2020 suami ada di samping aku. Tapi kali ini ceritanya bukan tentang tahun baru yang aku lalui bersama dia. Tahun ini juga menyucap syukur KARENA.. AKHIRNYA.. TERCAPAI JUGA. Kumpul sama sahabat-sahabat lama aku. Dan kali ini ga cuma ngumpul, kita jalan-jalan bareng sampe nginep di Lembang.

Buat kalian yang lagi nyari referensi liburan bareng temen atau keluarga, baca terus sampe bawah ya.

Ngadem di Lembang, Bandung

Awalnya bingung untuk menentukan ke mana kita liburan. Setelah kumpul di rumah aku, teman teman dan juga para suami akhirnya menentukan kita akan pergi ke Lembang, awal Februari. Tau kan kalau di Lembang adem, pas banged untuk menyejukkan diri dan qolbu dari kepengapan kota. Kebetulan kan aku kerja di Cikarang, Kota Industri yang yang panasnya minta ampun. Setelah menentukan akan ke Lembang, saat itu juga kita langsung cari-cari di internet, referensi tempat liburan murah meriah, suasananya adem, dan juga Kids friendly. Kenapa kids friendly? Karena kedua teman aku akan bawa 2 kiddos, total akan ada 4 kids yang akan kita ajak jalan-jalan.


Menuju ke Destinasi pertama – DUSUN BAMBU

Sebelum menuju ke hotel kami memutuskan untuk makan siang di Dusun bambu. Awalnya aku nggak menyangka ternyata Dusun bambu itu adalah sebuah tempat wisata yang ada di daerah Lembang. Aku pikir waktu itu Dusun bambu adalah nama restoran dan tidak ada tempat bermain. Setelah membayar Rp. 30.000/orang untuk tiket masuk, kami menunggu transportasi yang disediakan oleh Dusun Bambu. Mobil tersebut mengantarkan kami untuk memasuki area utama.
Terkejut lah aku karena ternyata Dusun bambu merupakan tempat wisata yang memiliki luas 15 ha dengan menawarkan pengalaman berliburan yang lengkap. Ternyata tidak hanya restoran Dusun bambu juga memiliki penginapan sayangnya memang kami nggak menginap di sini hehe.

Karena diantara kami berenam belum pernah datang ke Dusun bambu dan juga kami tidak tahu rekomendasi dari siapa pun maka kami memutuskan makan di area terdekat. Saat turun dari mobil kami melihat ada sebuah restoran yang menurut kami “oke kita makan di sini aja”. Nama restoran nya yaitu Restoran Purbasari. Konsep di Restoran Purbasari itu saung-saung mengelilingi danau. Total Saung tersebut ada 13 buah, masing-masing Saung bisa diisi oleh 10 orang.

Kamu boleh menikmati Saung tersebut ketika kamu sudah memesan makanan. Pada saat memasuki Restoran Purbasari, kamu akan bertemu dengan pramusaji yang akan menjelaskan menu dan tata cara makan di saung restoran Purbasari. Sebuah saung bisa dinikmati dengan paket makan, 110.000/pack dan minimal 6 orang. Wah pas banget kita berenam. Setelah memilih paket makan tersebut, kita baru diperbolehkan memesan makan ala carte yang lainnya. Setelah memesan makanan, kamu baru akan diantar ke saung yang available.

Dan nggak salah sih, ternyata tempatnya itu enak banget. Saung dengan meja panjang dan bantal-bantal untuk duduk secara lesehan menambah nikmat makan makanan khas Sunda. Di saung tersebut kita juga bisa merasakan keindahan alam, melihat danau dengan ikan mas yang besar-besar, menikmati udara yang sangat fresh, hingga naik perahu di Danau.

Nilai Plus :
1. Tempat sejuk.
2. Instagramable bisa untuk family portrait.

Nilai minus :
1. Di luar ekspektasi, harga makan per orang hanya mendapatnya dikit sekali. Jadi pasti akan makan lagi setelah pulang dari sana.
2. Siapkan budget untuk masuk ke wahana lainnya.

Harga tiket masuk Dusun Bambu :
weekdays 25.000
weekend 30.000
Motor 5.000
Mobil 10.000
Minibus 25.000
Bus 25.000

Jam Operasional
08.00 – 23.00

Pengeluaran untuk dua orang :
Tiket masuk = Rp. 30.000 x 2 = Rp. 60.000
Makan = Rp. 110.000 x 2 = Rp. 220.000
Parkir mobil = Rp. 10.000
Total = 290.000

Next aku cerita destination ke 2 di sini

3 Replies to “Roadtrip ke Lembang bareng Sahabat

Leave a Reply to Fadilah Sarning Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *