5 Aktifitas selama Ramadhan 1440H

Note : cerita ini aku tulis sebelum Lebaran, tapi aku baru post setelah lebaran. Minal Aidin Wal Faidzin. Taqaballahu minna wa minkum. Mohon maaf lahir batin. Selamat Idul Fitri 1440 H.

Bulan puasa sudah mau berakhir dan kali ini rasanya berbeda dari bulan puasa sebelumnya. Aku bukan mau Riya’ atau bagaimana menulis pengalaman aku kali ini di bulan Ramadhan. Tapi ini seperti REMINDER buat aku karena aku ingin lebih baik pastinya untuk hari-hari ke depannya. Dan bukan hanya untuk bulan Ramadhan tetapi untuk seumur hidup. Aamiin.

Semoga bukan hanya aku yang bisa merasakan keindahannya bulan Suci Ramadhan tapi buat kalian semua umat muslim di seluruh dunia juga merasakannya.

Kenal dengan JSR (Jurus Sehat Rasulullah)

Jadi aku mau ngasih tahu ke kalian kalau selama bulan Ramadhan itu aku follow salah satu akun di Instagram @ZaidulAkbar. Beliau seorang dokter yang juga aktif banget memberikan resep resep Juru Sehat Rasulullah atau biasa disingkat JSR. Sebenarnya sebelum dari bulan puasa itu aku udah lumayan ikutin beberapa resep tetapi masih “kadang hari ini minum, kadang besok nggak, esok harinya minum lagi, besoknya lagi nggak” ya begitu aja terus. Haha. Sampai tepat bulan Ramadhan merasa kayaknya harus mulai dari sekarang. Cuma aku tidak mau terlalu ekstrim dari hal yang terkecil aja dulu, aku coba dia itu sering minum infused water Lemon. Sampai pada akhirnya jadi sering banget membuat buah buahan direndam dalam air. 

Berikut lima JSR yang sering aku ikutin :

Infused water lemon, biji selasih, kayu manis

Infused water strawbery, lemon

Infused water semangka dan biji selasih

Infused water Kayu manis dan madu

Ramuan Ultimate : Jahe, kunyit, kayu manis, jeniper, dan madu

Hal besar yang paling aku rasakan adalah selama puasa tidak lemas, tidak ngantukan, di kantor aktifitas bejubel is no problem. Alhamdulillah. Maka nikmat Tuhan mana lagi yang kau dustakan?

Takjil di Jalan Macet  

Membagikan Takjil di jalanan macet. Sebenarnya ini merupakan program dari kantor aku bekerjasama dengan DKM masjid di mana tempat aku bekerja. Sepertinya sudah dua tahun berturutturut kami menyediakan 1000 makanan berbuka bagi pengendara motor maupun mobil yang melintas di jalan MH Thamrin. Mungkin bagi sebagian orang itu nggak ada apa apanya tapi bagiku disitulah kita memaknai berbagi di bulan Suci Ramadhan. 

Di tahun ini, Alhamdulillah panitia dapat melipatgandakan takjil. Mengalami peningkatan jumlah takjil yang akan kami berikan. Kalau di tahun lalu hanya 1000 takjil, di tahun ini 1000 takjil perminggu. Selama bulan Ramadhan, kami tiga kali membagi kan takjil ber’arti 3000 takjil sudah kami sebarkan ke pengguna motor dan juga mobil di jalan MH Thamrin.

Isi takjil bisa berupa air mineral dan makanan ringan seperti kurma ataupun jajanan pasar. Selama tiga kali pemberian takjil, kami menyusun menu setiap minggu, agar beranekaragam. Pada minggu pertama, kami memberikan air mineral, kurma, makanan pasar berupa lontong dan dua gorengan. Pada minggu kedua, isi takjil berupa teh kemasan, kurma, dan roti. Minggu terakhir (Takjil ketiga), kami menggunakan buah buahan sebagai pengganti karbohidrat dan kurma sebagai Pemanis serta Sari kacang hijau kemasan sebagai air minumnya.

Ikut Santunan Anak Yatim

Santunan anak Yatim ini juga merupakan salah satu program yang diadakan kantor dan juga DKM di tempat aku bekerja, sama seperti pembagian takjil yang udah aku jelasin sebelumnya.  Tahun ini merupakan tahun kedua aku mengikuti rangkaian program Ramadhan. Untuk referensi apa saja yang harus diberikan ketika Santunan anak Yatim yaitu alat tulis (bisa buku, pensil, tas sekolah), makanan (nasi kotak) dan tentu saja uang tunai. Semoga adek-adek yang kemarin ikut bisa menjadi anak sholeh dan sholehah kelak, mempunyai masa depan yang baik untuk dirinya dan juga ibunya. 

Iktikaf, Cewenya Cuma Bertiga

Aktivitas yang paling sering muncul di masjid pada bulan Ramadhan yaitu seseorang iktikaf. Iktikaf itu berarti berdiam diri di dalam masjid tetapi bukan hanya berdiam diri seperti bengong,  melamun tetapi lebih kepada Intropeksi diri. 

Acaranya lumayan padat waktu itu, jadi setelah Santunan anak Yatim dan buka bersama, kami sholat taraweh. After sholat taraweh ada yang namanya ceramah agama yang berkaitan dengan keluarga. Ceramah ini sangat menarik sekali karena kita diajarkan bagaimana cara bertingkah sebagai ibu, bagaimana cara bertindak sebagai bapak, bagaimana cara merayu anak dan lain sebagainya. 

Setelah acara malam kira-kira pukul 22.00  WIB, jamaah diperbolehkan untuk istirahat ataupun melakukan agenda sendiri misalnya membaca Al-qur’an atau bertasbih. Setelah itu kira-kira pukul setengah tiga dini hari, jamaah akan dibangunkan untuk melaksanakan sholat malam tahajud dan juga ber-Istighosah. Sampai lah pukul 03:30 WIB, makan sahur. Setelah makan sahur, sholat subuh berjamaah dilanjutkan dengan kuliah pagi sampai kira kira pukul 06.00 pagi baru kita selesai acara. 

Sekian Purnama ga Bukber dengan Sahabat

Di penghujung banget ngadain bukber, setelah libur kantor, baru bisa ngehubungin sahabat-sahabat terbaik. Tiga orang ini ter “the best” pokoknya, Vera, Puput, dan Maman. Semoga selalu dalam lindungan Allah SWT. 

Itu dia cerita bahagiaku di Ramadhan 1440 H. Semoga kita bisa berpuasa lagi di tahun depan. Aamiin.

One Reply to “5 Aktifitas selama Ramadhan 1440H”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *